Gerbangkomputer

Download,Aplikasi,software,Tips dan trick,Tutorial,Kesehatan,Bisnis,Berita Unik,free mp3 dan lainnya gratis semua hanya disini

ini wasit yang akan memimpin partai final liga champions


PROFIL Wasit Final Liga Champions: Bjorn Kuipers

Pentas final Liga Champions yang mempertemukan dua tim sekota asal Spanyol, Real Madrid dan Atletico Madrid, tentu membutuhkan seorang pengadil lapangan syarat pengalaman. Dalam hal ini, UEFA selaku badan sepakbola tertinggi di Eropa lantas menjatuhkan pilihannya kepada Bjorn Kuipers, seorang pria asal Belanda.

Dengan usia yang masih 41 tahun, Kuipers tentu masih fit untuk memimpin laga terbesar di jagat sepakbola, termasuk panggung final Liga Champions, yang sedianya mengambil tempat di markas Benfica, Estádio da Luz, Minggu (25/5) dini hari WIB.

Berpengalaman memimpin laga besar, seperti final Liga Europa 2012/13 dan final Piala Konfederasi 2013, seorang Kuipers juga tak luput dari kesalahan. Bahkan, kesalahannya tersebut terbilang fatal karena ia gagal melihat salah satu insiden paling kontroversial di sejarah sepakbola Belanda pada November 2010, atau saat dia menjadi wasit pertandingan antara Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven.

Kala itu, Kuipers tidak melihat aksi Luis Suarez - pria Uruguay yang kini bermain untuk Liverpool - yang menggigit pundak Otman Bakkal tepat di depannya. Meski ia luput mengamati kejadian tersebut, namun para pemain PSV sempat dibuat cemas.

BJORN KUIPERS | BELANDA
STATISTIK LIGA CHAMPIONS MUSIM INI
Pertandingan 4
Kartu Kuning 17
Kartu Merah 2
PROFIL SINGKAT
Tanggal Lahir 28/03/1973
Gaya Mewasiti Tegas
Laga terbesar Final Liga Europa 2012/13, Final Piala Konfederasi 2013

Selain itu, juga ada beberapa drama di luar negaranya, dengan nama Kuipers yang lantas menjadi headline atas kesalahannya tersebut. Pernah suatu ketika, ia tidak menghadiahi penalti kepada Stuttgart saat bermain imbang menghadapi Barcelona dengan skor 1-1 pada Februari 2010.

Tak cuma Stuttgart yang merasa dirugikan, lantaran dahulu pernah ada pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini, yang sempat mengutarakan ketidakpuasannya terhadap sang wasit karena terlalu membiarkan pemain CSKA Moskow melabrak pemain-pemainnya.



Bagaimanapun juga, UEFA secara konsisten membela meneer satu ini, dan hal tersebut terlihat saat ia terpilih menjadi salah satu dari 12 wasit yang memimpin gelaran Euro 2012.


Terlepas dari sisi kesalahannya sebagai manusia, Kuipers, yang merupakan anak dari seorang wasit, kerap terlihat di samping lapangan sepakbola di masa kecilnya. Tidak seperti ayahnya, ia lebih memilih peran lain setelah ia bermain di sebuah klub lokal amatir. Namun, akhirnya ia kehilangan minat dalam karirnya dan mengikuti jejak ayahnya sebagai wasit.



Kehidupan Kuipers bukan semata tentang sepakbola. Selain menjadi pengadil lapangan, ia tercatat pernah mengenyam pendidikan di Radboud University Nijmegen untuk mempelajari administrasi bisnis, sebuah keputusan yang tidak akan dia sesali, mengingat Kuipers adalah salah satu pemilik beberapa supermarket dan juga sebuah salon di kampung halamannya.

Meski kini sudah memiliki banyak pengalaman selagi ia yang menerima sejumlah kritikan dalam beberapa tahun terakhir, tidak diragukan lagi bahwa dia adalah wasit yang disegani dan juga efisien. Dia berwibawa, selalu teguh dengan pendirian dan tidak mudah diintimidasi oleh fans, pemain atau pelatih.



Kualitas tersebut akan berguna dalam final Liga Champions nanti sebagaimana Kuipers yang bakal dibantu dua asisten senegara, Sander van Roekel dan Erwin Zeinstra, serta Cuneyt Cakir asal Turki yang bakal menjadi wasit keempat.


sumber: http://www.lintas.me/go/goal.com/ini-wasit-yang-akan-memimpin-partai-final-liga-champions?utm_source=hottopicarticle
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "ini wasit yang akan memimpin partai final liga champions"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top